Untitled Document

Cek Dulu

Fenomena kawat gigi di kalangan remaja akhir-akhir ini sangatlah mencengankan!!!..bagaimana tidak! lihatlah di sekeliling kita, sangatlah mudah menemui remaja-remaja putra atau putri yang memakai kawat gigi ini,bahkan tak hanya remaja saja, ABG,ibu-bu tante juga ikut ikutan pasang kawat gigi. kabar gembira bagi para dokter gigi yang semakin kaya dengan fenomena ini, tapi kabar buruk bagi sebagian orang tua yang anak-anaknya merengek meminta dipasangkan kawat gigi.
fungsi kawat gigi yang sebenarnya sebagai pengobatan bagi pasien-pasien yang memiliki kelainan pada struktur gigi atau rahang, ternyata telah bergeser ke keperluan fasion semata, atau istilah remajanya.."lo pasti cool kalo lo pake kawat gigi', fenomena itulah yang saya tangkap akhir-akhir ini. Persepsi yang salah itulah yang sebenarnya perlu diluruskan, kawat gigi adalah pengobatan, bukan fashion!.
Ada beberapa poin yang harus anda pertimbangkan sebelum anda memutuskan memakai kawat gigi, diantaranya adalah.....:
1.Apakah gigi anda benar benar membutuhkan kawat gigi?
Seperti yang dikutip dari http://www.depkes.go.id , kawat gigi diperlukan Jika gigi-geligi terlalu berjejal, maju-mundur, gingsul, terlalu jarang, rahang atas maju (tonggos), atau sebaliknya, rahang bawah terlalu maju. Jika tidak ada kelainan seperti yang disebutkan diatas, jangan sekali-kali mencoba memasang kawat gigi, atau setidaknya konsultasikanlah ke dokter gigi spesialis ortodonti, tapi biasanya sih dokter gigi merekomendasikan saja walaupun hanya sedikit kelainan di gigimu.

2. Apakah anda sudah punya cukup uang?

Selanjutnya adalah masalah keuangan......memasang kawat gigi berarti anda siap untuk mengeluarkan segelintir uang yang cukup menguras kantong kita, harga untuk sekali memasang kawat gigi di kota-kota besar berkisar antara 5- 15 juta!....harga tergantung jenisnya, tapi untuk jenis yang paling diminati adalah sistem konvensional yaitu sistem braket (braket yaitu besi besi kecil yang nati ditempel di gigi-gigi kamu) dengan penahan karet,,,,yang biasanya berwarna warni sesuai keinginan kita. Biaya lainnya adalah biaya maintain/check-up yang dilakukan antara 3-6 minggu sekali....biaya sekali check up ato ganti karet bisa menghabiskan antra 75- 250 ribu. Selanjutnya adalah biaya tak terduga...biaya tak terduga ini akan muncul ketika salah satu bracket kita hilang, cincing molar patah...dan ini memakan biaya ratusan ribu rupiah...bahkan katanya kalau salah satu bracket kita hilang kita harus beli 1 set bracket yang baru , jutaan rupiah! ... biaya yang terakhir adalah biaya retainer atau kawat penahan setelah bracket-bracket kita dilepas...inipun mahal.....antara 750ribu- 2 juta. So...pikir lagi sebelum pakai...apakah orang tua kita cukup mampu? Atau uang gaji dan tabungan kita memadai?, semua terserah anda.

3. Apakah dokter gigi anda spesialis orthodonti?
Ini penting, karena tidak semua dokter gigi berkompeten untuk mengatasi pasien yang membutuhkan kawat gigi, pastikan dokter yang anda pilih adalah dokter spesialis ortodonti ato biasanya gelarnya diatambah Sp. Ort di belakang nama dokternya. Dokter gigi pesialis orthodonti biasanya sekolah lagi selama 3-4 tahun untuk memperdalam ilmu mengenai pasien pasien dengan kebutuhan kawat gigi dan estetika struktur gigi. Saran saya , datanglah ke dokter gigi spesialis ortodonti ketika ingin memasang kawat gigi.

4. Apakah anda siap dengan rasa sakit dan kedaan yang tidak nyaman?
Jangan pernah berifikir memakai kawat gigi itu nyaman nyaman saja, dibalik kawat gigi itu ada penderitaan yang tak terlihat!!!..minimalnya sebelum anda pasang kawat gigi, pastilah salah satu atau beberapa gigi anda dicabut!.awalnya ga kerasa, tapi sudahnya sakit banget!!,,trus bersiaplah untuk merasa semua gigi anda ngilu tak terkira..apalagi baru pertama kali dipasang..dijamin untuk makan sepotong roti saja,,anda tak mampu melakukannya..penderitaan selanjutnya besiaplah sariawan, sariawan biasanya tidak hanya satu,,,banyak!, belum lagi tertusuk kawatnya......beuh.!!!!. saya bukan sedang menakut nakuti anda, tapi itulah kenyataannya dan anda harus bersiap-siap menerima konsekuensi itu.

4. Apakah anda siap dengan kedisiplinan?

Ini yang biasanya paling berat!, mengapa saya katakan paling berat?...karena sebagian dari para kawat gigiers memang paling berat untuk melakukannya...ketika anda memutuskan berkawat gigi anda harus siap dengan rutinitas sepeti: melakukan check up minimal sebulan sekali, menggosok gigi sesudah makan ato minimal 2 kali sehari, menghindarai makanan makakan yang keras! Seperti kacang kerupuk ,biuah,batu dll..,siapkan selalu kaca untuk melihat apakah ada benda asing nempel di kawat gigi anda. Selanjutnya adalah pemasanga retainer yang berbentuk kawat segaris..anda harus memakainya setidaknya 6 bulan setalah semua bracket-braket anda dilepas dan retainer ini tidak boleh dilepas...harus diapaki 24 jam!!! Setidaknya itulah yang harus anda perhatikan.

Kesimpulannya , kawat gigi hanya untuk gigi yang memerlukannya, pabila gigi anda normal jangan sekali2 ingin coba memakainya, karena memakai kawat ggigi anda harus bersiap dengan konsekuensinya, seperti uang dan rasa sakit. Tapi apabila memang anda membutuhkan kawat gigi, datanglah ke dokter gigi spesialis, dan berdisiplinlah dengan ketentuan ketentuan yang harus dijalani. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar

next page

Share